Buanglah was-was

Untuk mengelakkan was-was, sama-samalah kita baca ayat 66-99 dari surah Al Hijr.

Dan Kami wahyukan kepadanya tentang kesudahan perkara itu; iaitu mereka akan dibinasakan pada waktu pagi, sehingga mereka punah ranah dan terputus keturunannya. (66) Dan (semasa kedatangan mereka) datanglah penduduk bandar itu dengan gembira. (67) Nabi Lut berkata: Sesungguhnya mereka ini tetamuku, maka janganlah kamu memberi malu kepadaku. (68) Dan takutlah kamu kepada Allah serta janganlah kamu menghinakan daku. (69) Mereka menjawab: Bukankah kami telah melarangmu jangan menerima sebarang tetamu dari orang ramai (atau memberi perlindungan kepada mereka)? (70) Nabi Lut berkata: Di sini ada anak-anak perempuanku, kalaulah kamu mahu melakukan (secara halal). (71) Demi umurmu (wahai Muhammad), sesungguhnya mereka membuta tuli dalam kemabukan maksiat mereka. (72) Akhirnya merekapun dibinasakan oleh letusan suara yang menggempakan bumi, ketika matahari terbit. (73) Maka Kami jadikan negeri kaum Lut itu tunggang-balik (tertimbus segala yang ada di muka buminya) dan kami hujani atasnya dengan batu dari tanah yang dibakar. (74) Sesungguhnya balasan azab yang demikian itu, mengandungi tanda-tanda bagi orang-orang yang kenalkan sesuatu serta memerhati dan memikirkannya. (75) Dan sesungguhnya negeri kaum Lut yang telah dibinasakan itu, terletak di jalan yang tetap (dilalui orang). (76) Sesungguhnya keadaan yang demikian, mengandungi satu tanda yang memberi kesedaran kepada orang-orang yang beriman. (77) Dan sebenarnya penduduk kampung “Aikah” adalah orang-orang yang berlaku zalim. (78) Maka Kami membalas kezaliman mereka itu dengan azab yang membinasakan dan sesungguhnya kedua-duanya itu terletak di jalan yang terang (yang masih dilalui orang). (79) Dan demi sesungguhnya penduduk “Al-Hijr” telah mendustakan Rasul-rasul. (80) Dan Kami telah berikan kepada mereka tanda-tanda (yang membuktikan kebenaran agama dan Rasul Kami); dalam pada itu, mereka terus juga berpaling (mengingkarinya). (81) Dan mereka memahat sebahagian dari gunung-ganang, sebagai tempat tinggal dengan keadaan aman (dari sesuatu bahaya). (82) Meskipun demikian, mereka dibinasakan juga oleh letusan suara yang menggempakan pada bumi waktu pagi. (83) Maka apa yang mereka telah usahakan itu, tidak dapat menolong mereka sedikit pun. (84) Dan (ingatlah) tiadalah Kami mencipta langit dan bumi serta segala yang ada di antara keduanya itu, melainkan dengan cara yang sungguh layak dan berhikmat; dan sesungguhnya hari kiamat itu tetap akan datang; oleh itu biarkanlah (golongan kafir yang mendustakanmu itu wahai Muhammad) serta layanlah mereka dengan cara yang elok. (85) Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang menciptakan sekalian makhluk, lagi Yang Maha Mengetahui (akan hal mereka). (86) Dan sesungguhnya Kami telah memberi kepadamu (wahai Muhammad) tujuh ayat yang diulang-ulang bacaannya dan seluruh Al-Quran yang amat besar kemuliaan dan faedahnya. (87) Janganlah engkau menujukan pandanganmu (serta menaruh hati) kepada nikmat kesenangan yang kami berikan kepada beberapa golongan di antara mereka (yang kafir itu) dan janganlah engkau merasa dukacita terhadap mereka (kerana mereka tidak beriman dan tidak dapat menguatkan Islam sebagaimana yang engkau harapkan); dan sebaliknya hendaklah engkau merendah diri kepada orang-orang yang beriman (sekalipun mereka dari golongan fakir miskin). (88) Dan katakanlah: Sesungguhnya aku ini, adalah seorang Rasul pemberi amaran dengan bukti-bukti yang nyata (tentang turunnya azab ke atas orang-orang yang ingkar). (89) (Kami berikan kepadamu Al-Faatihah dan Al-Quran) samalah seperti Kami menurunkan (Kitab-kitab) kepada orang-orang yang membahagi-bahagi. (90) (Iaitu) mereka yang menjadikan Al-Quran terbahagi kepada beberapa bahagian (lalu mereka percaya kepada sebahagian dan menolak sebahagian yang lain). (91) Demi Tuhanmu! Kami akan menyoal mereka (yang kafir itu) semuanya (pada hari kiamat kelak). (92) Mengenai apa yang mereka telah lakukan. (93) Oleh itu, sampaikanlah secara berterus-terang apa yang diperintahkan kepadamu (wahai Muhammad) dan janganlah engkau hiraukan bantahan dan tentangan kaum kafir musyrik itu. (94) Sesungguhnya Kami tetap memelihara dan mengawalmu dari kejahatan orang-orang yang mengejek-ejek dan mempersendakanmu. (95) (Iaitu) mereka yang mengadakan tuhan yang lain bersama-sama Allah, maka mereka akan mengetahui kelak (akibatnya). (96) Dan demi sesungguhnya Kami mengetahui, bahawa engkau bersusah hati dengan sebab apa yang mereka katakan. (97) Oleh itu, bertasbihlah engkau dengan memuji Tuhanmu, serta jadilah dari orang-orang yang sujud. (98) Dan sembahlah Tuhanmu, sehingga datang kepadamu (perkara yang tetap) yakin. (99)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s