Tinggal kenangan

Susu terakhir yang tidak menjadi miliknya.

Esok, 15 April 2012 genap setahun cerita anakanda ke 4 dalam memori. Masih segar saat menahan sakit mahu melahirkan dia. Masih jelas parut yang akan menjadi tanda dia satu-satunya  anak yang dilahirkan dengan luka panjang diperut ibunya. Masih terasa pengalaman sejuknya berada di OT pada pagi Jumaat penghulu segala hari.

Satu persatu memori itu hadir seolah-olah ia baru semalam. Raut wajahnya akan pasti kekal dalam memori selagi diizinNya. Setiap hari kenangan melawat dia di hospital sepanjang 43 hari seolah-olah tidak pernah terhenti.

Rindu padanya hanya sang PEMILIK yang hak mengetahui. Paling jelas, riak wajahnya ketika saat paling hampir dia menemui PEMILIKnya. Pandangan berkaca dihadiahkan buat Umi yang memberinya dakapan pertama dan terakhir. Terasa hidup degupan jantung yang semakin lemah saat dakapan terakhir itu.

Tenang sekali dia dijemput PEMILIKnya, seolah-olah itulah kali pertama dan terakhir Umi menidurkannya. Pagi Jumaat juga dia pergi, setelah 43 hari bertarung nyawa. Dia pergi dalam dakapan Umi, di hadapan abah, kakak dan Alang.

Semoga kita bertemu di SANA.

15 April 2011-27 Mei 2011

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s